Featured

Lomba BLOG & VLOG Anak Muslim Masjid Daarurrahman BCV

Alhamdulillah bulan Ramadhan yang penuh Rahmat datang lagi. Bulan dimana pahala melimpah ruah. Karenanya bulan ini harus dipenuhi dengan kegiatan yang bermanfaat. Bagi kalian adik-adik dan kakak-kakak yang tinggal di BCV yuk buat cerita kegiatan mengisi bulan yang berbahagia ini dan ikut lombanya.

TEMA LOMBA : Ramadhan Zaman Now

KATEGORI LOMBA

  1. Kategori BLOG
    a. Cerita kegiatan ramadhan dalam format tulisan
    b. Upload cerita-cerita tersebut pada blog kreasi sendiri di http://wordpress.com atau http://blogspot.com
  2. Kategori VLOG
    a. Cerita kegiatan ramadhan dalam bentuk video
    b. Upload cerita-cerita tersebut pada Youtube Channel kreasi sendiri

PENGHARGAAN

Untuk Blog dan Vlog terbaik hasil penilaian Dewan Juri disediakan penghargaan yaitu Smartband activity Tracker (Mi Band) untuk masing-masing level peserta.

WAKTU PENYELENGGARAAN

  • Pendaftaran dapat dilakukan mulai sampai dengan tanggal 10 Mei 2019
  • Pengumuman peserta yang berhak ikut penilaian : tanggal 11 Mei 2019
  • Peserta sudah dapat memulai mengisi blog / vlognya tanggal 4 Mei 2019 sampai dengan 25 Mei 2019
  • Penilaian blog & vlog peserta : tanggal 26 s/d 29 Mei 2019
  • Pengumuman pemenang : tanggal 1 Juni 2019
  • Penyerahan hadiah : tanggal 2 Juni 2019

PESERTA

  • Peserta perorangan atau beregu maksimal 2 orang
  • Tercatat sebagai warga yang sedang tinggal di BCV
  • Hanya boleh mengikuti lomba blog atau vlog saja
  • Level peserta dibedakan menjadi :
    • Anak-anak (SD & SMP)
    • Remaja (SMU & keatas)
  • Mendapatkan persetujuan untuk mengikuti lomba dari orang tua (Level Anak-anak)
  • Mendaftarkan address blog atau youtube channel lewat formulir pendaftaran online di https://bit.ly/2LfkVjo
  • Daftar peserta dapat dilihat disini.
  • Saat mendaftar sudah disertai isi wajib yaitu:
    • Perkenalan pemilik blog / youtube channel dan tujuan mengikuti lomba
    • Mencantumkan logo Lomba di Header Blog atau Youtube channel.
Logo Lomba Blog & Vlog (size 300×200 pixel)

PENDAFTARAN

  • Peserta tidak dipungut biaya pendaftaran
  • Dilakukan secara online melalui link berikut : https://bit.ly/2LfkVjo

KRITERIA PENILAIAN

  1. Konsistensi update, Konsisten dalam melakukan penambahan karya tulisan / video selama masa lomba.
  2. Kesesuaian tema, Topik yang dipilih untuk karta tulisan / video sesuai dengan tema lomba.
  3. Manfaat isi yang dibuat, Karya tulisan / video mempunyai manfaat. Untuk muslim lainnya.
  4. Originalitas, Ide sendiri, kreatif, belum pernah dibuat sebelumnya, bukan plagiat.
  5. Estetika, Keindahan tampilan Blog / Vlog channel yang nyaman untuk dilihat.

DEWAN JURI

Penilaian akan dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari 3 orang penilai antara lain :

  1. Pak Slamet, Laguna Seca
  2. Pak Galih, Estoril
  3. Pak Sapto, Laguna Seca

Hijrah Menjadi Pribadi Yang Lebih Baik

Sebuah catatan kecil dari kajian singkat tarawih malam ke 15 oleh Ustadz Aslam di Masjid Daarurrahman.

Beberapa tahun yang lalu Bandung digegerkan dengan fenomena geng motor yang meresahkan. Mereka menganggu orang di jalanan. Pada beberapa kejadian hingga menghilangkan nyawa. Parahnya pelaku-pelaku dalam usia remaja.

Kenakalan-kenalakan remaja tersebut berpotensi untuk mengikis keimanan pelakunya bahkan kemungkinan hilang selama-lamanya. Padahal jika dirunut penyebabnya sebagian besar berawal dari hilangnya kasih sayang dari orang-orang disekitarnya.

Karenanya mereka perlu diberikan apa yang dibutuhkan tersebut. Pendekatan keagamaan dimulai dengan pendekatan kasih sayang. Mendatangi mereka dan memahami kebutuhannya.

Apalagi jika ditambah dengan menghadirkan sosok publik figur yang bisa dikatakan berhasil dalam melakukan perubahan diri. Artis-artis muda yang ber hasil hijrah misalnya. Mereka akan mampu menarik minat remaja-remaja tersebut untuk melakukan perubahan dirinya menjadi lebih baik.

Perubahan menjadi pribadi yang lebih baik ini merupakan kurikulum utaman selama Ramadhan. Dan ini akan mendatangkan masa depan yang lebih baik pula. Karena hubungan kedekatan seorang hamba kepada sang Khaliknya.

Wallahu ‘alam bishawab

Luqman, Anaknya dan Keledai Kecilnya

Sebuah catatan kecil dari kajian singkat tarawih malam ke 22 oleh Aep Saepullah di Masjid Daarurrahman.

Dalam Al Qur’an terdapat satu nama orang yang bukan Nabi pun juga Rosul. Namanya disebut oleh Allah dan bahkan diabadikan menjadi sebuah nama Surat. Dia adalah Luqman.

Cukup banyak studi yang mengkaji tentang surat ini dan nama Luqman. Untuk mencari pemahaman lebih lanjut tentangnya. Pasti ada pelajaran yang sangat pentng hingga Allah mau mengabadikannya.

Salah satu kisah penuh hikmah adalah tentang perjalanan Luqman dan anaknya dengan membawa seekor keledai. Diceritakan perjalanan tersebut beberapa kali melewati kelompok orang yang mengomentari apa yang dilihatnya. Kisah lengkap dapat dibaca di https://www.liputan6.com/ramadan/read/2997705/kisah-sang-bijak-luqman-al-hakim-keledai-dan-cacian-orang-lain

Salah satu hikmah yang dapat diambil dari kisah ini adalah dalam hidup ini agar tidak terlalu banyak mendengar perkataan orang yang belum tentu benar. Karena kadang mereka berpendapat hanya berdasarkan pandangan sesaat.

Hikmah lainnya adalah hidup harus memiliki prinsip yang kuat agar tidak mudah terbawa arus informasi dari orang lain yang belum dipastikan kebenarannya. Dimana prinsip yang kuat itu membutuhkan ilmu yang banyak dan wawasan yang luas.

Ilmu yang banyak ini didapat dari belajar. Ramadhan adalah bulan belajar bagi muslim untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Karenanya setiap muslim sudah selayaknya untuk berlomba-lomba melakukannya.

Wallahu a’lam bishawab

Semangat Memakmurkan Masjid

Sebuah catatan kecil dari kajian singkat tarawih malam ke 12 oleh ustadz Yudi Gunardi di Masjid Daarurrahman.

Masjid bagi umat Islam merupakan sebuah tempat yang sangat penting. Yang paling utama adalah sebagai tempat beribadah. Shalat 5 waktu bagi muslim laki-laki.

Dalam Sirah Nabi Muhammad SAW, keutamaan dari masjid dapat dilihat dari ketika Nabi dalam perjalanan singgah di sebuah tempat yang bernama Quba, tempat yang pertama kali dibangun adalah masjid. Pun juga ketika di Madinah, Beliau juga membangun masjid.

Nabi membangun masjid bukan hanya sebagai tempat beribadah tetapi juga sebagai awal dari membangun peradaban. Dari sanalah Nabi mengajarkan mengenal Allah Yang Maha Esa. Nabi juga mengajarkan bermasyarakat yang baik dari sana.

Keutamaan dari masjid juga bisa diketahui melalui kisah perjalanan Nabi yang tidak masuk akal menurut pemikiran manusia. Yaitu Isra’ Mi’raj. Dimana perjalanan dimulai dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa lalu dilanjutkan dengan naik ke langit ke 7.

Ini menunjukkan bahwa peran masjid merupakan sentral dari umat muslim. Laksana air bagi ikan. Tanpanya ikan tidak akan dapat meneruskan hidup. Menggelepar lalu mati. Maka masjid juga menjadi pembeda peradaban muslim dengan peradaban yang lainnya.

Allah juga menjanjikan balasan yang luar biasa kepada orang-orang yang memakmurkan masjid. Mereka akan dimasukkan kepada golongan orang-orang yang mendapatkan petunjuk.

Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. QS At-Taubah:18

Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meraup pahala kebaikan sebanyak-banyaknya. Memakmurkan masjid menjadi salah satu caranya. Dengan cara menghidupkan malam-malamnya, memperbanyak iktikaf, dan kegiatan-kegiatan positif lainnya.

Wallahu a’lam bishawab.

Tantangan Dakwah Di Era Globalisasi

Sebuah catatan kecil dari kajian singkat tarawih malam ke 10 oleh Buya Mujib di Masjid Daarurrahman.

Jika mendengar kata dakwah, sekarang ini seolah-olah kegiatan tersebut menjadi tugas ustad atau kiai atau ulama. Ini berawal dari pemahaman dakwah itu diartikan sebagai ceramah.

Padahal, kata dakwah mempunyai arti yang lebih luas. Yaitu sebuah proses melakukan perubahan-perubahan menuju yang lebih baik. Sehingga ceramah hanya menjadi sebagian dari luasnya arti dakwah.

Dikarenakan dakwah adalah sebuah proses, maka kegiatan ini dilakukan dengan tahapan sebagai berikut :

  • Dakwah nafsiahyaitu dakwah kepada diri sendiri atau . Dari oleh dan untuk diri sendiri. Nabi Muhammad SAW melakukan ini sebelum memulai tahapan berikutnya.
  • Dakwah fardiahatau dakwah antar pribadi yang dekat dengannya. Dapat dilihat bagaimana Nabi SAW kita melakukan dakwah ini kepada istrinya Kadijah RA, pamannya, saudara-saudara terdekatnya.
  • Dakwah fiahyaitu dakwah di kelompok kecil.
  • Dakwah ammahyaitu dakwah di kelompok yang lebih luas secara menyeluruh di tengah masyarakat.
  • Dakwah antar komunitas besar antar lembaga.
  • Dakwah antar bangsa-bangsa.

Dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini, tahapan – tahapan tersebut menjadi makin mudah dan cepat. Studi terbaru tentang Al-Qur’an di Mesir misalnya, dapat dengan cepat diketahui di seluruh dunia secara online. Tabligh akbar di Jakarta bisa langsung diikuti umat muslim di seluruh Indonesia lewat bantuan teknologi.

Namun kemudahan dan kecepatan ini tidak datang sendirian. Tantangan juga hadir seiring dengan mereka. Contohnya adalah tentang penyaringan informasi yang diterima. Setiap menit ada informasi baru yang datangnya bisa dari manapun. Ini membutuhkan kemampuan untuk menentukan apakah informasi tersebut benar. Sebelum sampai pada keputusan untuk meyakini ataupun meneruskan kabar tersebut ke pihak lain.

Beruntungnya kita, jauh sebelum teknologi menjadi seperti sekarang Allah sudah menyiapkan jurus untuk melakukan penyaringan informasi. Yaitu melalui surat Al Hujurat ayat 6.

Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu. QS. Al-Hujurat[49]:6

Maka sudah menjadi kewajiban bagi muslim untuk melakukan pengecekan kebenaran atau tabayun terhadap semua informasi yang datang. setelah yakin akan kebenarannya barubisa di bagikan kepada orang lain. Dengan ini maka kedamaian akan bisa terwujud dengan baik.

Wallahua’lam bishawab

Mengenal Daya Tarik Al-Qur’an di Syahrul Qur’an

Sebuah catatan kecil dari kajian singkat tarawih malam ke 9 oleh Ustadz Dadan Ramadhan di Masjid Daarurrahman.

Bulan suci Ramadhan dikenal memiliki banyak nama. Salah satunya adalah Syahrul Qur’an (Bulan Al-Qur’an). Nama ini terabadikan didalam Al-Qur’an.

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. [QS Al Baqara 185]

Begitu pentingnya Al Qur’an ini bagi kehidupan karena berisi petunjuk dan penjelasan-penjelasannya bagi manusia khususnya untuk membedakan mana yang hak dan yang bathil.

Namun ada sebuah pertanyaan besar yang perlu dipikirkan bersama. Sudah sejauh mana kita mencintai Al Qur’an ini ? Apakah ketika kita tidak membacanya muncul rasa gundah merasa ada yang kurang ? Atau hanya biasa-biasa saja ? Atau pertanyaannya susah dijawab ?

Bagi yang kesulitan menjawabnya, coba pakai analogi game online yang sekarang ini banyak pemainnya. Bahkan sampai anak-anak. Ambil contoh Mobile Legend. Apa yang membuatnya sampai tidak bisa dilewatkan barang sebentar ?

Daya tarik! Game-game online bisanya punya gambar yang bagus. Animasi yang menggugah imajinasi, dan bonus-bonus yang membuat memainkannya jadi tambah asyik.

Analogi mirip juga bisa didapatkan dari drama Korea (drakor). Punya daya tarik! Pemain-pemainnya cakep dan cantik. Kulitnya putih-putih. Berpostur tinggi. Yang seperti ini dipersepsi oleh kebanyakan masyarakat Indonesia adalah yang bagus.

Begitu juga seharusnya persepsi kita terhadap Al-Quran. Harus diyakini memiliki daya tarik sehingga asyik dan mengasyikkan. Tidak seperti game online atau drakor yang daya tariknya cuma karena dipersepsi baik. Daya Tarik al-Qur’an ini nyata. Salah satunya adalah Al-Qur’a sebagai pemberi petunjuk hidup. Disampaikan oleh Allah sendiri lewat QS Al Baqara 185.

Selain dari itu masih banyak daya pikat al-Qur’an yang bisa didapat, antara lain :

  • Orang yang membaca Al-Qur’an akan mendapatkan 10 kebaikan dari setiap 1 hurufnya. Bahkan meski dibaca secara terbata-bata tetap mendapatkan kebaikan. Apalagi jika dibaca dengan indah.
  • Bagi yang mampu menghafalkan 30 juz, kelak dia akan mengalungkan bunga dan jubah kebesaran kepada orang tuanya di hari kiamat. 
  • Sebaik-baik orang adalah yang mempelajari, mengkaji, men-tadaburi, menghafal, mengamalkan, dan mengajar Al-Qur’an kepada yang lain.
  • Ahlul Qur’an akan mendapatkan surga yang istimewa. 

Melihat banyaknya daya tarik tersebut, sudah selayaknya jika seorang muslim untuk selalu membaca dan mempelajarinya. Karena dia akan menemukan keindahan-keindahan dari dalam Al-Qur’an.

Ketika keindahan-keindahan itu didapat, maka akan tumbuh kerinduan yang melahirkan cinta Al-Qur’an. Cinta menurut Ibnu Qoyim Al Jauziah adalah kecenderungan yang kekal dengan hati yang senang.

Adapun tahapan yang bisa dilakukan agar tumbuh kecintaan antara lain bersimpati, curhat, rindu, syik (kemesraan), pasrah (taat) kepada Al-Qur’an. Jika seseorang sudah bisa dilakukan maka hidupnya akan selalu mendapat petunjuk dari Allah.

Wallau’alam bishawab

Agar Lingkungan Tempat Tinggal Penuh Berkah, Perbanyak Doa Ini

Sebuah catatan kecil dari kajian singkat tarawih malam ke 8 oleh Ustadz Aep -Ketua DMM- di Masjid Daarurrahman.

Menjadi model peraga pada pelatihan pengurusan jenazah yang sudah diselenggarakan oleh DMM siang tadi menyisakan sebuah refleksi. Walaupun cuma dalam pelatihan, menjadi peraga jenazah tidak menjadi cita-cita para pesertanya. Meski smuanya sudah dijamin 100% akan merasakan tidak hanya menjadi peraga. Tapi jenazah sesungguhnya.

Peraga jenazah, sebuah tugas yang jarang orang mau. Padahal memberikan pelajaran yang berharga. Betapa ketika peserta yang lain sibuk memperhatikan materi ataupun mendokumentasikan lewat foto, sebuah refleksi keimanan tumbuh melalui pertanyaan.

Apakah jika saatnya tiba nanti apakah tetangga-tetangga yang selama ini bersama-sama yang akan mengurus jenazahnya? Memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan mengantarkan ke pemakaman.

Itulah beberapa pertanyaan yang terlintas. Dan syukur peragaan bisa diselesaikan dengan lancar. Pun tanpa harus menjawab pertanyaan-pertanyaan tadi.

Dan yang lebih disyukuri lagi oleh Ustadz Aep adalah kehadiran tetangga-tetangga yang merupakan tanda bahwa lingkungan tempat tinggal (komplek BCV) ini dihuni oleh orang-orang yang soleh. Jamaah yang saling menghormati, menyayangi dan saling tolong menolong.

Sebuah lingkungan tempat tinggal yang penduduknya seperti itu adalah indikator lingkungan yang penuh keberkahan dari Allah SWT. Dan masjid Daarurrahman ini menjadi centernya. Dalam Al Qur’an terdapat sebuah doa yang bisa digunakan untuk mewujudkannya.

Tercatat dalam sejarah, Nabi Nuh -ketika berada diatas perahu saat air bah melanda- memohon agar didaratkan disebuah daerah yang penuh keberkahan. Seraya memanjatkan doa kepada Allah.

ROBBI ANZILNI MUNZALAN MUBARAKAN WA ANTA KHOIRUL MUNZILIN

Dan berdoalah: Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat”. [QS Al Mukminun 29]

Doa ini juga dapat digunakan untuk mendoakan komplek tempat tinggal ini agar terus diberkahi. Keluarga disetiap rumah sakinah, anak-anak sholeh, tidak berat untuk beribadah.

Boleh dibaca setiap kali akan memasuki gerbang depan. Penyebutan lokasi hanya semata-mata agar mudah mengingatnya. Jika ingin lebih afdol lagi, doa tersebut bisa dibaca pada saat-saat diijabahnya doa yaitu sepertiga malam terakhir, setelah adzan sebelum iqomah, dan menjelang iftar.

Wallau’alam bishawab

Ternyata Ini Makna Shaum Bagi Orang Yang Bertakwa

Sebuah catatan kecil dari kajian singkat tarawih malam ke 7 oleh Ustadz H Dadan Wildan MA. di Masjid Daarurrahman.

Shaum adalah ritual klasik yang diperintahkan kembali kepada umat Nabi Muhammad. Hal ini secara jelas disebutkan pada surat Al Baqarah 183.

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa [Al Baqarah 183]

Jika ditelaah lebih lanjut, shaum bagi umat muslim mempunyai 3 fungsi, antara lain :

  • Fungsi Konfirmatif, yaitu dalam rangka membuktikan keimanan dengan kepatuhan untuk melaksankan sesuai dengan ketentuan.
  • Fungsi purifikatif, yaitu untuk melakukan pembersihan fisik maupun ruh. Sudah banyak penelitian menyatakan bahwa shaum mempunyai efek detoksifikasi yang membuat badan menjadi sehat.
  • Fungsi transformatif, yaitu menjadikan pribadi yang lebih baik. Menjadi lebih sabar, lebih komitment, lebih ikhlas dan yang lainnya.

Selain fungsi-fungsi tersebut, Orang yang bertakwa akan mampu melihat makna shaum.

Shaum bagi orang yang bertakwa merupakan ajang latihan menjadi ikhlas. Orang lain tidak dapat melihat apakah seseorang sedang puasa atau tidak. Karena ini adalah ibadah yang tidak nampak. Hanya dia dan Allah yang tahu. Dan Allah sendiri yang membalasnya (HR. Tirmidzi: 695) – http://hadits.in/tirmidzi/695

Kemudian shaum juga sebagai sarana melatih kesabaran. Yang mana sabar sebagai modal utama dari kecerdasan emosional. Bahkan dinyatakan bahwa sabar dapat menjadi penolong orang-orang yang beriman.

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.[Al Baqarah 153]

Cukup banyak contoh manfaat sabar yang diabadikan dalam sejarah. Sebut saja dalam perang Badar. Jumlah pasukan muslimin yang tidak sebanding dengan lawan bisa memenangkan pertempuran. Tiga ratus tujuh belas melawan lebih dari seribu. Karena datangnya bantuan dari Allah yang menurunkan pasukan tak terlihat. Ini Karena pasukan muslim sabar dalam mengikuti perintah Nabi.

Lain halnya dengan perang Uhud. Yang mana kekalahan pasukan muslim akibat dari ketidaksabaran pasukan yang ditugasi sebagai penjaga di atas bukit. Hal tersebut harus dibayar mahal dengan kekalahan nahkan Nabi terluka.

Fungsi dan makna shaum tersebut haruslah dapat diraih oleh setiap muslim yang melaksanakannya. Tentu dengan semangat sungguh-sungguh. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatihnya. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah mempertahankannya diluar Ramadhan. Ini akan lebih berat lagi. Tapi tidak ada yang tidak mungkin. Apalagi bagi oarang-orang yang bertakwa.

Wallau’alam bishawab

Inilah Yang Harus Diketahui Agar Meraih keutamaan Ramadhan

Sebuah catatan kecil dari kajian singkat tarawih malam ke 4 oleh Ustadz Sinyo di Masjid Daarurrahman.

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa [ QS. Al Baqarah 183]

Ayat tersebut menjadi dasar umat muslim untuk menjalankan shaum atau puasa. Yaitu ibadah klasik yang telah ada sebelumnya. Allah memerintahkan kembali dengan aturan yang berbeda dari sebelumnya.

Pada ayat tersebut juga ada tujuan yang menjadi ujung dari orang yang melaksanakan puasa. Yaitu menjadi umat yang bertakwa. Ini berarti bahwa shaum seharusnya menjadikan orang bertakwa. Atau meningkat takwanya.

Namun menurut Ustadz Sinyo, masih banyak orang berpuasa tapi tidak juga meningkat ketakwaannya. Jika merasa termasuk dalam golongan ini maka haruslah segera merasa cemas. Pasti ada yang keliru dengan puasanya.

Salah satu kewajiban yang harus dilakukan saat shaum adalah menahan. Menahan diri terhadap yang halal pada waktu yang ditetapkan. Dan yang terberat adalah menahan nafsu.

Nafsu ghadabiyah adalah dorongan dalam jiwa manusia untuk merusak, menghancurkan, kebencian, persaingan, kontestasi, dan pertahanan diri dari ancaman. Mengikuti nafsu ini akan menyebabkan gangguan terhadap kehidupan.

Nafsu syahwatiyah adalah dorongan diri untuk mencapai sebuah tujuan-tujuan yang dianggap nikmat seperti kekuasaan, harta, kecenderungan pada lawan jenis, dan seterusnya. Mengikuti nafsu ini menyebabkan orang tidak mampu berpikir dengan baik.

Kedua nafsu tersebut memang ada dalam diri setiap masing-masing orang. Karena hal ini dibutuhkan untuk kehidupan. Dengannya manusia akan mampu berkembang. Tetapi yang dibutuhkan adalah pengendalian keduanya.

Maka shaum mengajak orang untuk menjadi pribadi yang mampu menahan dalam arti melakukan kendali. Tidak hanya makan minum dan berhubungan dengan pasangan, tetapi juga menahan nafsu.

Wallau’alam bishawab

Menurut Islam, Inilah Yang Harus Dilakukan Dalam Bertetangga


Ini adalah catatan kecil dari kajian singkat tarawih malam ke 5 di Masjid Daarurrahman
.

Islam dengan begitu indah mengatur kehidupan bertetangga umatnya. Ini menunjukkan betapa pentingnya kehidupan sosial ini.

Hingga keimanan seseorang dapat dilihat dari bagaimana dia memperlakukan tetangganya. Maka salah satu tanda orang beriman adalah berbuat baik ke tetangga (HR Muslim no 68).

Cukup banyak tuntunan bermuamalah sosial dalam Islam yang semata-mata untuk menciptakan kehidupan bertetangga yang baik. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Saling mengucapkan salam. Dianjurkan untuk saling menyapa sesama tetangga ketika bertemu dengan saling memberikan salam. Bahkan Imam Al Ghazali menyatakan bahwa orang yang menyampaikan salam terlebih dahulu adalah lebih baik.

Saling mendoakan. Bahkan doa untuk orang lain dan orang tersebut tidak mengetahuinya maka doa tersebut termasuk doa yang diijabah.

Saling berbagi makanan. Nabi menganjurkan agar menambah kuah ketika memasak dan membagikan masakan tersebut ke tetangga (hadist riwayat Tirmidzi no 1756).

Saling tolong menolong. Tetangga adalah saudara terdekat. Merekalah yang akan menjadi penolong pertama ketika orang dalam kesulitan.
Ramadhan adalah bulan yang tepat untuk memulai kembali apa yang dirasa belum baik. Termasuk berbuat baik kepada tetangga. Mereka juga merupakan ladang amal kita.

Wallau’alam bishawab

Daftar Peserta Lomba blog & Vlog Anak Muslim

Berikut adalah peserta yang telah terdaftar pada Lomba blog & Vlog Anak Muslim. Bagi nama-nama yang telah tercantum, silakan melanjutkan ke tahap Pengisian Blog / Vlog yang didaftarkan.

NONAMA BLOG/VLOGTYPENAMA PESERTAKATEGORI
1Haidar Ramadhan ShowVLOGHaidarANAK
2Address BLOG belum adaBLOGZela & IchaANAK
3Banyak IlmuBLOGEgharANAK
4AHMAD RABBANI’S BLOGBLOGBaniAnak
5Weird & Genius Sister & brotherVLOGIcha & DiazAnak
6Ramadhan KarimBLOGArkanAnak
7RamadhanugiBLOGAlanAnak
8Ramadhan Zaman NowBLOGRevanAnak
9Address VLOG belum adaVLOGAlgra & RasyidAnak
10Nares RamadhanBLOGNaresRemaja

Posisi s/d tanggal 15 Mei 2019